Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Minggu, 18 Mei 2008
 
SENI HIB, 12-Mei-2008 12:36:43 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Asus U6S
Tekankan performa
  Berita Lainnya
Pertahankan kesenian dengan kejujuran
Teman sejati berpetualang
Ponsel kecil, bisa Internet
Asus U6S adalah pendekatan terbalik dari Fujitsu Lifebook P8010. Jika Lifebook P8010 mengedepankan mobilitas, Asus U6S lebih menekankan performa. Hal itu terlihat dari spesifikasi komponen di dalamnya.

Tidak saja karena penggunaan prosesor Intel Core 2 Duo T7700 (prosesor notebook Intel tercepat saat ini), melainkan karena adanya kartu grafis mandiri, nVidia GeForce 8400M GS 128MB. Notebook kelas 12,1” biasanya cuma menggunakan kartu grafis onboard, sehingga penggunaan kartu grafis mandiri seperti yang Asus lakukan terbilang sangat jarang.

GeForce 8400GS sebenarnya termasuk kartu grafis entry-level, tetapi sudah mampu memberikan kemampuan 3D gaming yang menonjol. Asus U6S berhasil meraih hasil 1068 pada 3DMark 2006, jauh di atas notebook yang menggunakan kartu grafis onboard yang biasanya berkisar di angka 300-500.

Penggunaan GeForce 8400GS juga memungkinkan Asus menanamkan fasilitas HDMI. Keberadaan HDMI di notebook 12,1” yang tidak memiliki fasilitas optik Blu-ray dan HD-DVD memang diragukan kegunaannya, akan tetapi tetap sebuah fasilitas yang membedakan Asus U6S dengan notebook di kelasnya.

Selain HDMI, fasilitas yang disediakan U6S juga komplit. Untuk fasilitas nirkabelnya disediakan WiFi a/b/g dan Bluetooth, sementara koneksi kabelnya berupa Ethernet. Untuk menyimpan data tersedia harddisk berkapasitas 120GB, yang disokong perangkat optik DVD Writer.

Sebagai fasilitas ekstra tersedia pula kamera dengan resolusi 0,3MP dan scan sidik jari. Unit yang kami terima sebenarnya juga menyediakan slot untuk SIM Card, cuma menurut Asus, unit U6S yang dijual di pasaran Indonesia tidak menyertakan fasilitas tersebut.

Meskipun mesinnya ‘garang’, notebook dengan bobot 1,6 kg ini tetap mencoba tampil ‘cantik’. Hal ini terlihat dari balutan kulit coklat yang menyelimuti sisi sandaran tangan (palm rest). Sisi luarnya yang bernuansa kecoklatan juga memberi kesan elegan, dan mengingatkan kita akan ‘notebook kulit’ Asus terdahulu, Asus U1.

Papan keyboard-nya sendiri terdiri dari 85 tombol yang terasa empuk dan nyaman digunakan. Sayangnya keunggulan serupa tidak kami temui di touchpad dan tombol-tombolnya. Touchpad-nya terasa kurang sensitif, sementara tombolnya terasa keras untuk ditekan.

Karena bentuknya yang kecil, notebook kelas 12,1” biasanya diasosiasikan dengan performa standar dengan fasilitas yang juga terbatas. Namun tidak untuk Asus U6S. Performanya menonjol, dan deretan fasilitasnya terlihat setara (bahkan lebih tinggi) dibanding notebook kelas 14”. Asus U6S dibandrol dengan harga sekitar US$ 1659, yang terasa sepadan dengan fasilitas yang diberikan.

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1