Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Rabu, 14 Mei 2008
 
PERISTIWA, 24-Mar-2008 13:6:43 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Banjir di Pandeglang
Warga Sukarame kena gatal-gatal
  Berita Lainnya
2 Warga diciduk
Dikeroyok geng motor Brigez, dua warga nyaris tewas
Hakim bakal dipecat
PANDEGLANG, MONDE: Warga korban banjir di empat kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, mulai terserang gatal-gatal dan diare akibat terendam banjir selama enam hari.

“Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan obat-obatan karena banyak warga yang terserang penyakit gatal-gatal dan diare akibat terendam banjir selama enam hari ini,” kata Ahmad (40) seorang warga Desa Idaman, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (22/3). Ia mengatakan, banjir lebih parah setinggi 1,5 meter melanda Desa Idaman dimana 330 rumah terendam. Jumlah tersebut tersebar di Kampung Sindang Rahayu (60 rumah), di Tajur tercatat (120 rumah) dan di Kampung Sawah (sebanyak 150 rumah).

Mereka yang tinggal di tiga kampung itu sekitar 2.500 orang dan sampai saat ini belum mendapat bantuan dari pemerintah berupa makanan, obat-obatan dan selimut.

Bahkan, sekarang anak-anak terserang gatal-gatal juga diare akibat mengkonsumsi air tidak bersih tersebut. Apalagi, sebagian besar korban banjir mengungsi di yang tidak layak huni seperti tingal di sekolah, mesjid serta mendirikan tenda darurat. Oleh karena itu,pihaknya mendesak Pemkab Pandeglang dan Provinsi Banten agar segera turun tangan untuk membantu ribuan warga yang terkena musibah banjir itu.

“Saat ini kami belum menerima bantuan dari kabupaten maupun provinsi,” katanya. Menurut dia, sebetulnya warga setempat menginginkan adanya upaya pemerintah untuk membuat sodetan atau pelurusan aliran sungai, sehingga dapat mencegah terjadi banjir.

“Selama tahun ini desa kami sudah tiga kali terkena banjir akibat luapan sungai cilimer dan sanggoma,” ujarnya kepada Antara.


^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1