Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Minggu, 18 Mei 2008
 
OLAHRAGA, 12-Mei-2008 12:32:28 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Terjalnya jalan Henri Delaunay
  Berita Lainnya
Kerjasama tim jadi perhatian
Dinkes & DLLAJ menang
Lini belakang akan dibenahi
Seperti Piala Dunia FIFA, Liga Champions dan olimpiade modern, pelaksanaan Piala Eropa, yang kemudian dikenal dengan nama Euro, berasal dari pemikiran seorang warga Prancis bernama Henri Delaunay.

Ketika itu, Delaunay menjabat sekretaris federasi sepakbola Prancis, FFF.

Perhelatan Piala Eropa ini dicetusnya tahun 1927. Tapi, ide Delaunay tidak serta merta diterima UEFA. Ia pun harus bekerja keras untuk meyakinkan para petinggi UEFA agar Euro bisa digelar.

Akhirnya, Delaunay bisa meyakinkan sebagian besar anggota UEFA dan ide menggelar Piala Eropa menjadi pembicaraan utama dan akhirnya disetujui saat Kongres UEFA tahun 1957.

Sayangnya, Delaunay tutup usia dua tahun kemudian. Untuk mengenang kerja kerasnya, nama Henri Delaunay akhirnya menjadi nama resmi trofi Euro.

Tahun 1960, Piala Eropa pertama akhirnya digelar. Duel pertama Euro terjadi di Stadion Moscow’s Tsentralni Lenin pada 29 September 1958 dengan laga Uni Sovyet (USSR) memainkan laga pertama lawan Hungaria.

Ketika itu, 100,572 penonton menyaksikan pemain tuan rumah, Anatoli Ilyin, mencetak gol pertama Euro saat pertandingan berjalan empat menit. Uni Sovyet akhirnya memenangi duel 3-1.

Yang wajib dicatat, pada Euro pertama ini, semua tim harus memainkan laga dengan sistem home and away. Prancis baru dipercaya menjadi tuan rumah untuk babak semifinal dan final.

Final pertama Euro sendiri mempertemukan Uni Sovyet vs Yugoslavia. Yugoslavia sendiri mempermalukan Prancis 5-4. Skor ini tercatat yang terbesar di Euro hingga kini. Sedangkan Uni Sovyet mengalahkan Cekoslowakia 3-0.

Uni Sovyet akhirnya sebagai juara pertama Euro setelah memetik kemenangan 2-1 melalui gol Slava Metreveli dan Victor Ponedelnik. Sedang Yugo yang sempat unggul, mencetak gol melalui Milan Gali. Di Euro pertama ini, Italia, Jerman Barat dan Inggris tidak ambil bagian.

Tahun 1964, Spanyol yang menjadi tuan rumah sukses merebut trofi Henri Delaunay. Hanya saja, kali ini Italia dan Inggris mulai ambil bagian, meski keduanya belum bisa berbuat banyak.

Pada semifinal yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu, Spanyol mengalahkan Hungaria 2-1 berkat gol Amancio Amaro di babak perpanjangan waktu.

Di final, Spanyol mengalahkan juara bertahan Uni Sovyet 2-1 melalui gol Jesús Pereda dan Marcellino. Sedangkan Uni Sovyet hanya sempat menyamakan kedudukan melalui Galimzian Khusainov.

Pembenahan mulai dilakukan UEFA pada perhelatan Euro 1968. Format baru dengan sistem grup mulai diperkenalkan dan berlangsung hingga kini.

Kali ini Italia yang dipercaya sebagai tuan rumah tampil sebagai juara. Dalam perjalanannya, Italia sempat memenangi duel melalui adu koin ketika bertemu Uni Sovyet. Hal ini dilakukan setelah keduanya bermain 0-0 selama 120 menit.

Azzurri akhirnya menjadi juara setelah di final mengalahkan Yugoslavia melalui gol Angelo Domenghini, Luigi Riva dan Pietro Anastasi. Tapi final ini harus diulang lantaran kedua tim bermain imbang 1-1.(Rizky DP)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1