Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Selasa, 13 Mei 2008
 
OLAHRAGA, 8-Mei-2008 13:19:30 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Persikad tetap tampil di Merpati
  Berita Lainnya
Anggur untuk Sir Alex...
Galatasaray juara Liga Turki
Terjalnya jalan Henri Delaunay
DEPOK JAYA, MONDE: Tim kebanggaan warga Depok, Persikad, tetap akan menggunakan Stadion Merpati sebagai home base guna menghadapi Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2008 yang rencananya bergulir Juli mendatang.


Sayangnya, renovasi stadion belum bisa dilakukan dalam waktu dekat lantaran pejabat Distakotbang yang mengurusi tender, AS, sedang bermasalah dengan hukum.
Kepastian digunakannya Stadion Merpati ini dilontarkan Sekretaris Umum Persikad, Rahmat Hidayat, kemarin. Menurut Rahmat, aturan yang diterapkan Badan Liga Indonesia (BLI) di Divisi Utama tidak seketat di Super Liga.
“Persikad tetap akan menjadikan Stadion Merpati sebagai home base. Persikad sendiri tidak mengajukan diri untuk mengikuti verifikasi lisensi profesional, yang artinya tidak perlu verifikasi lagi,” tutur Rahmat.
Menurutnya, untuk tim Divisi Utama dan level di bawahnya, verifikasi lisensi profesional dilakukan setelah tim yang bersangkutan mengajukan ke BLI.
“Jadi tim-tim dari Divisi I dan Divisi II juga bisa mengajukan diri untuk mendapatkan lisensi profesional. Setelah diajukan baru BLI melakukan verifikasi. Sedangkan untuk tim Super Liga, lisensi profesional adalah keharusan,” tuturnya.
Rahmat menjelaskan, untuk tim Divisi Utama dan level dibawahnya, lisensi profesional berarti perubahan status. “Bukan berarti tim-tim ini nantinya akan mengikuti Super Liga,” katanya.
Tim-tim Divisi Utama yang telah mengajukan lisensi profesional dan akan menjalani verifikasi adalah Persikabo Kabupaten Bogor, PSIS Semarang, Persebaya Surabaya, Persis Solo, PKT Bontang, Semen Padang dan PSS Sleman.
Renovasi terhambat
Terpisah, seorang sumber Monde menjelaskan jika dalam waktu dekat Stadion Merpati masih belum bisa direnovasi.
“Pejabat Distakotbang yang mengurusi tender, sedang bermasalah dengan hukum. Kita sendiri belum mengetahui apakah beliau dipertahankan, mutasi atau akan dipecat,” tuturnya.
Diakuinya, Ketua Umum Persikad, Yuyun Wirasaputra, telah meminta Distakotbang untuk segera melakukan tender guna merenovasi stadion.
“Tapi, dengan kondisi ini kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kita tinggal menunggu kebijakan dari atasan mengenai kondisi ini,” ujarnya.(rdp)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1