Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Jumat, 25 Juli 2008
 
EDUKASI, 14-Mei-2008 12:23:45 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Hari pertama UASBN SD/MI di Depok lancar
  Berita Lainnya
Kepsek bantah lakukan pungutan
Amir Syamsuddin raih gelar doktor
DSP sekolah negeri segera cair
DEPOK, MONDE: Hari pertama pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandard nasional (UASBN) di Depok berlangsung lancar, mulai dari distribusi soal hingga pelaksanannya di masing-masing sekolah.

Pengawasan aparat kepolisian juga terlihat ketat di sekolah penyelenggara ujian.

“Pelaksanaan terbilang lancar. Tadi sebelum ujian dilangsungkan, kami adakan pengarahan lagi kepada para pengawas. Intinya meminta pengawas lebih teliti dalam memantau pengisian LJK hingga ketenangan dalam pelaksanaan,” ujar Pindah Suprapti, Kepsek SD Depok Jaya 2.

Untuk mengamankan pelaksanaan UASBN di SD Anyelir 1 Depok Jaya pihak sekolah menerapkan sterilisasi lingkungan agar pelaksanaan ujian berlangsung tertib.

“Bagi siapapun yang tidak berkepentingan langsung dengan pelaksanaan ujian dilarang keras memasuki lingkungan sekolah,” tandas M. Dirdja, Kepsek sekolah tersebut.

Suasana tak jauh berbeda terlihat di SD Depok Jaya 7. “Tadi kita mendapatkan soal dari kecamatan cukup cepat, sekitar pukul 06.30 soal sudah masuk ke sekolah. Lantas kita simpan dahulu di tempat khusus. Baru pada pukul 07.30 soal tersebut di serahkan pada pengawas karena sebelum pukul 08.00 siswa sudah harus mengisi LJK,” jelas Ma’ruf panitia ujian di sekolah tersebut.

“Dari ujian ini kita berharap hasilnya dapat maksimal. Karena kita juga mempersiapkannya sangat maksimal. Mulai dari jam tambahan sejak semester awal sampai try out yang dilaksanakan setiap minggu. Kita juga memberikan latihan soal yang cukup sering dimana itu kita ambilkan dari berbagai sumber,” kata Ari, Kepsek SD Pribadi.

Suasana lancar saat pelaksanaan UASBN juga terlihat di SDN Beji Timur 3. Di sekolah itu, disediakan empat lokal untuk 70 siswa kelas VI yang mengikuti UASBN. Setiap lokal diisi maksimal 20 orang siswa.

“Alhamdulillah ujian hari pertama berjalan lancar,” ujar Chaidir, Kepala SDN Beji Timur 3.

Mengikuti

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 5 Sukmajaya, Jaja Jaelani mengatakan, peserta UASBN di sekolahnya diikuti 117. Dari jumlah itu semuanya mengikuti kegiatan ujian di sekolah ini.

“Hari pertama UASBN [kemarin] mata pelajaran bahasa Indonesia,” ujarnya.

Di luar ruang tampak petugas polisi dan panitia UASBN. Mereka memberikan keamanan bagi peserta ujian. Tampak di luar pagar gerbang sekolah itu terpasang tulisan ‘Diharap Tenang’.

UASBN mendapat perhatian dari Camat Sukmajaya Muksit Hakim dan Kepala Seksi Pendidikan dan Kebudayaan setempat Yunus Junaedi.

Yunus Junaedi mengatakan, distribusi naskah soal ujian sejak diterima hingga dibagikan kepada siswa di 83 sekolah SD di wilayah Sukmajaya dijamin steril. “Kami yakin tak ada kebocoran,” katanya meyakinkan.

Dikatakan lebih lanjut, UASBN berlangsung tiga hari tanggal 13, 14 dan 15 Mei, matapelajaran yang diujikan, bahasa Indonesia, matematika dan IPA. Dari 5.478 siswa peserta ujian semuanya hadir.

Satria, salah satu siswa peserta UASBN di kawasan Depok mengatakan, sebelum ujian sudah mempersiapkan diri dengan belajar.

“Dari 50 soal pelajaran bahasa Indonesia semuanya bisa saya dikerjakan,” ujarnya.(m-11/van/sud)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1