| | | EDUKASI, 7-Mei-2008 13:32:14 WIB | | | Hari kedua UN SMP/MTs di Depok Panitia awasi distribusi LJK | DEPOK, MONDE: Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs di Depok berlangsung lancar dan tertib.
Saat ini panitia lebih menitikberatakan pada pengawasan distribusi soal dan pengembalian lembar jawaban komputer (LJK) sehinggga tidak tercecer.
“Untuk segi keamanan di luar sekolah dan distribusi sudah diatasi oleh pihak kepolisian, namun untuk keamanan di dalam kelas menjadi tanggung jawab dari panitia dan pengawas,” kata ketua panitia tingkat rayon Kota Depok, Didi Djunaedi kepada Monde, kemarin.
Keamanan saat membagikan soal dan pengumpulan LJK menjadi tanggung jawab panitia dan pengawas. Bila sampai ada LJK yang tercecer di kelas atau pengisian identitas pada LJK salah, maka akan sangat merugikan siswa,” ujar Didi.
Selain pengawas ruangan yang harus teliti, siswa juga turut dilibatkan sebagai saksi dalam jalannya ujian. Peraturan yang ada saat ini mengharuskan siswa untuk tetap berada dalam ruangan ujian sebelum semua LJK di masukkan ke dalam kelas.
“Jadi kemungkinan LJK tercecer di ruang kelas dapat diantisipasi, karena siswa juga ikut mengawasi. Tidak boleh ada satu siswa pun yang boleh meninggalkan kelas setelah bel berbunyi sebelum semuanya selesai,” tandasnya.
Didi mengungkapkan sebenarnya untuk mengantisipasi berbagai kelalaian yang mungkin terjadi dalam ujian, Disdik telah menyosialisasikannya kepada pengawas ujian.
Sosialisasi
Sosialisasi dilaksanakan oleh masing-masing sub rayon atau sekolah penyelenggara sebelum pelaksanaan ujian.
“Sebelumnya sudah ada sosialisasi pada pengawas tentang tatacara pembagian soal, mengisi LJK dan sebagainya. Hal ini diserahkan langsung ke sub rayon masing-masing dan sekolah,” imbuh M. Nurdin, Kasi Kurikulum Dikdas Disdik Depok.
Ia menuturkan untuk mengantisipasi adanya SMS yang menyebarkan kunci jawaban ujian, siswa dan pengawas dilarang membawa HP ke dalam ruangan kelas. Sebelum masuk kelas diadakan razia HP dan disedikan tempat khusus.
Ketua TPI Kota Depok, Memed Kamedi, mengatakan dari pantauan di lapangan dan laporan tim pengawas yang tersebar di berbagai sekolah dan juga tingkat kota, pelaksanaan UN berjalan lancar dan tertib.
Katanya, bahkan lebih rapi dari hari sebelumnya. Pada pukul 05.30 distribusi di tingkat rayon sudah selesai dan sekitar pukul 06.30, rata-rata soal sudah tiba di sekolah penyelenggara. Di lapangan juga tidak ada temuan mengenai pelanggaran.
“Semuanya lancar tidak ada keluhan dari sekolah mengenai pelaksanaan ujian ini. Begitu juga distribusi soal,” kata Memed sembari menjelaskan distribusi LJK ke provinsi dilakukan pukul 13.30.(m-11)
|
|
|
|