| | | EDUKASI, 7-Mei-2008 13:32:14 WIB | | | UN di SLB Dharma Asih Guru bimbing siswa cerna soal | Walau mengalami keterbelakangan mental, para siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Asih, di wilayah Depok Jaya tampak serius mengiktui Ujian Nasional tingkat SMP, kemarin.
Mereka tampak dibimbing oleh para staf pengajar dalam menerjemahkan soal ujian. Dari raut wajah mereka tampak rasa keinginan yang keras dari para siswa dalam menjawab soal ujian. Kepsek SLB C Dharma Asih, Susi Harsiwi mengatakan seluruh siswa yang berjumlah sepuluh orang hadir dalam ujian kali ini. Mereka dibagi dalam tiga kelas, Kelas SLB B untuk penderita tuna rungu dengan jumlah satu orang, SLB C untuk penderita tuna grahita ringan, lima siswa dan SLB C1 untuk penderita tuna grahita sedang dengan empat siswa.
“Seluruhnya berjumlah 10 siswa, angka menurun dibanding tahun lalu dengan jumlah total delapan siswa dan lulus semuanya, tahun ini kita targetkan semuanya lulus,” terangnya.
Beberapa kendala diakui dialami oleh para pengajar dalam pelaksanaan ujian. Menururt Ketua Gugus 4 SLB Depok, Ridwan kendala bahasa menjadi salah satu yang utama dalam pelaksanaan ujian.
“Memang butuh kesabaran dalam pemahaman soal, karena itu para pengajar sangat teliti sekali menerjemahkan soal yang diberikan agar tidak ada yang terlewat, sehingga siswa mudah mencernanya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Susi menjelaskan, penambahan materi pelajaran sebelum pelaksanaan ujian juga telah dilakukan oleh pihak sekolah, sehingga para siswa diharapkan masksimal.
Baik Susi maupun Ridwan mengharapkan adanya perhatian secara khusus terhadap SLB yang ada di Kota Depok, sehingga para siswa akan merasa terdorong dengan adanya keseriusan pemerintah.
“Kami ingin pemerintah memberikan perhatian yang khusus atau setidaknya sama dengan sekolah lain. Bagaimanapun para siswa tersebut adalah warga Depok yang harus diangkat seara moral, sehingga dapat memberikan sesuatu yang membanggakan Kota Depok,” ujar Ridwan.(Wahyu Kurniawan)
|
|
|
|