Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Sabtu, 22 November 2008
 
DEPOKRASI, 27-Ags-2008 08:37:22 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Kantor DPRD berangsur sepi
  Berita Lainnya
Walhi: Programnya bagus, tapi caranya yang ngawur
Disdik panggil Mitra Jasa
Pemkot acuhkan penolakan warga
KOTA KEMBANG, MONDE: Suasana di Gedung DPRD Depok, Kota Kembang, belakangan ini semakin sepi. Pada “jam kantor”, sangat jarang ditemui kehadiran civitas di kantor itu. Paling Sekretaris Dewan beserta segenap jajarannya yang masih setia absen ke sana.

“Mungkin karena mau Pemilu, pada sibuk kampanye,” kata seorang staf Setwan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Namun dijelaskannya juga, sering sepinya anggota DPRD Depok ke kantornya karena padatnya agenda dari Panitia Musyawarah, Panitia Anggaran maupun panitia khusus di kelembagaan DPRD.

“Di DPRD memang lagi banyak agenda rapat belakangan ini. Ada yang baru pulang dari Cianjur, ada juga yang sedang ke Jogja. Tapi biasanya kalau ada paripurna, pada banyak yang datang. Eh jangan ditulis di koran nih..,” sela staf ini.

Namun pernyataan terakhir darinya, bertolak belakang dengan data yang ada di Monde. Paripurna belakangan ini (menjelang Pemilu 2009-Red), mulai memperlihatkan indisipliner anggota DPRD. Dengan berbagai alasan, sejumlah anggota DPRD mulai terlihat sedikit tidak bersemangat mengikuti jalannya sebuah sidang paripurna.

Seperti paripurna pada Senin (11/8) dengan agenda paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Pemerintah Daerah (Raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2007, Raperda pokok-pokok pengelolaan keuangan, Raperda pengelolaan barang milik daerah, dan Raperda penyertaan modal Pemerintah Kota Depok kepada Bank Jabar, Banten.

Menyikapi ini, Pengamat Politik Kayri Vescera mengatakan hal ini tidak bisa menjadikan aleg sebagai satu-satunya yang bersalah. “Sekarang sudah masa-masa akhir jabatan. Ada kecendrungan yang wajar, ketika aleg lebih mementingkan konstituen dan urusan internal partainya dibandingkan dengan apa yang masih menjadi kewajiban-kewajibannya,” kata Kay, panggilan lulusan Jurusan Ilmu Politik Unand yang kebetulan ditemui Monde kemarin di sekitar Gedung DPRD Depok.

Bahkan, lanjut Kay, saat ini pasti sudah ada aleg yang sedang menyusun rencana aktivitasnya setelah tidak berkeinginan lagi tampil di pentas politik daerah maupun nasional.(mr)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1