Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Sabtu, 22 November 2008
 
DEPOKRASI, 27-Ags-2008 08:20:03 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Penderita burger akan dirujuk ke RSCM
  Berita Lainnya
Walhi: Programnya bagus, tapi caranya yang ngawur
Disdik panggil Mitra Jasa
Pemkot acuhkan penolakan warga
BALAIKOTA. MONDE: Pria tersebut, akhirnya mengasingkan diri di kebun belakang rumahnya lantaran penyakitnya itu menimbulkan bau busuk yang menyangat dan di Pemkot Depok akan merujuk Nurjaya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Kepala Dinas Kesehatan Mien Hartati mengatakan dari data di instansinya diketahui bahwa Nurjaya adalah warga kurang mampu yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Mien menduga warga Pengasinan tersebut menderita penyakit burger atau dalam istilah medis biasa disebut thromboangitis obliterans, yaitu suatu peradangan pembuluh nadi dan pembuluh balik, serta saraf pada kaki dan secara keseluruhan mengurangi aliran darah.

“Jika tidak ditangani, penyakit burger dapat menyebabkan gangrene atau pembusukan jaringan tubuh, yang hanya dapat dihentikan penyebarannya dengan amputasi,” katanya di Balaikota, kemarin.

Kepala Puskesmas Pengasinan Devi Maryori membenarkan bahwa penderita mengidap burger dan seorang perokok. Keberadaan burger memang selama ini diketahui ada hubungannya dengan tembakau atau rokok.

Sejak menderita pembusukan pada kaki, pria beranak tiga ini mengasingkan diri. Nurjaya hanya dibekali dengan sebuah balai bambu untuk duduk dan diletakkan di bawah sebuah pohon yang berfungsi sebagai atap.

Tidak seorang pun warga bahkan keluarga Nurjaya yang mau mendekat atau merawatnya setelah melihat penyakit yang diderita itu. Penyakit yang tergolong langka itu telah mengerogoti tubuh Nurjaya sejak lima tahun lalu.

Lantaran tak mampu membiayai biaya berobat, Nurjaya memilih merawat penyakitnya itu seadanya tanpa pengobatan medis. Maklum Nurjaya hanya bekerja sebagai buruh sumur bor.

Dia memilih mengasingkan diri agar keluarga dan tetangganya tidak terganggu dengan bau menyengat yang berasal dari keduia kakinya yang membusuk tersebut.

Titin, istri Nurjaya mengaku tak dapat berbuat banyak dengan pilihan sang suami untuk mengasingkan. Dia hanya berharap semoga ada pertolongan dari pihak lain dan Yang Maha Kuasa memberikan yang terbaik untuk suaminya.(ina)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1