Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Minggu, 12 Oktober 2008
 
DEPOKRASI, 14-Mei-2008 12:20:53 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
80 Rumah di Sukmajaya tak layak huni
Pemkot diminta segera perbaiki
  Berita Lainnya
Banpol PPP Rp320 juta disoal
KPU Depok mirip badut politik
Babai: Sidak tak perlu tata kedinasan
SUKMAJAYA, MONDE: Sebanyak 80 rumah tidak layak huni di Kecamatan Sukmajaya membutuhkan perbaikan secepatnya.

Rumah yang dihuni warga golongan ekonomi lemah ini tersebar di Kelurahan Jatimulya dan Kalimulya serta kelurahaan lainnya. Sebelumnya Monde memberitakan ada lima rumah warga di wilayah itu yang kondisinya tidak kalah memprihatikan sehingga membutuhkan uluran tangan dari masyarakat, pengusaha dan Pemkot Depok.

Camat Sukmajaya Muksit mengungkapkan di wilayahnya masih ada 80 rumah tak layak huni di antaranya Kelurahan Jatimulya dan Kalimulya sebanyak 40 unit rumah. Selebihnya, kata dia, menyebar di kelurahan lainnya.

“Katagori tak layak huni bervariasi, atap rumah rusak, dinding, lantai tanah dan sebagainya.”

Camat mengatakan pihaknya telah mengusulkan perbaikan rumah tak layak huni itu ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Keluarga Sejahtera Kota Depok, agar segera direnovasi menjadi layak huni.

“Kami akan menghubungi Dinas PMKS untuk mengusulkan perbaikan rumah tak layak huni,” kata Muksit, kemarin, di sela-sela monitoring UASBN di SD Sukmajaya 5, kawasan perumahan Pondok Sukmajaya.

Dia menjelaskan apabila setelah diusulkan ke dinas tersebut masih terkendala, lanjut dia, maka langkah berikutnya akan mengusulkan perbaikan ke Koperasi Wanita Indonesia (Kopwani) yang saat ini bekerja sama dengan Koperasi Mitra Mandiri.

“Jadi kami akan menghubungi Kopwani minta bantuan perbaikan rumah tak layak huni menjadi layak huni,” terangnya.

Saat ini baru lima rumah warga di wilayah Kel Sukmajaya, Kec Sukmajaya dinilai tak layak huni. Rumah tersebut sudah diusulkan oleh pihak kelurahan setempat ke Pemkot Depok untuk segera diperbaiki. (Monde, 13 Mei).

Perbaikan terhadap rumah tak layak huni, lanjut dia, tahun sebelumnya sudah dilakukan oleh Kopwani bekerjasama dengan Koperasi Mitra Mandiri, namun perbaikan rumah itu terbatas.

Dia berharap ada pengusaha yang peduli pada perbaikan rumah tak layak huni. Sebab, saat ini kalangan pengusaha seperti perusahaan Tokai telah memberikan beasiswa bagi pelajar.

Bambang DS Kasie Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna Dinas PMKS ditemui terpisah mengemukakan, anggaran perbaikan rumah tak layak huni tak ada di dinasnya, karena dialihkan ke Dinas PU.

Akan tetapi untuk 2009, PMKS mengusulkan perbaikan 90 unit rumah di enam kecamayan melalui APBD Kota Depok.

Namun demikian, kata Bambang, Kementerian Perumahan Rakyat ada Program Kualitas Lingkungan 2008 terhadap 100 rumah, dengan pilot project-nya di Leuwinanggung, Cimanggis.(sud)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1