Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Senin, 12 Mei 2008
 
DEPOKRASI, 24-Mar-2008 13:15:7 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
‘Masyarakat kurang tertarik’
  Berita Lainnya
Rumah sakit jangan tebang pilih
PLN APJ Depok & Kec Sukmajaya aksi bersih
Gapoktan Mekar Asih kembangkan padi organik
DEPOK, MONDE: Sekretaris Tim Sukses Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2008 dari PPP Abdul Haris Bucharie menilai saat ini parpol dan seluruh organisasi yang ada di Jawa Barat khususnya Kota Depok sedang menghadapi hajatan besar yaitu Pilgub Jabar.

Menurut dia, bagi parpol momen ini merupakan ajang sebuah tolak ukur atau akumulasi perhitungan proyeksi untuk perebutan kursi pada Pemilu tahun 2009.

Semua berkompetisi untuk mengatur strategi yang mengarah kepada isu sentral politik atau produk dagangan poltik yang akan dijual kepada publik yang bertujuan agar berimplementasi kepada adanya urbanisasi konstituen/kader politik dan menjadi sebuah recrutmen kader.

”Namun faktanya bisa kita lihat di kalangan grassroot masyarakat kurang intrest terhadap Pilgub apakah ini kesalahan pemegang hak otoritas yang kurang mensosialisasikan mengenai pentingnya menyalurkan aspirasi atau memang masyarakat sudah jenuh disuapi kebohongan publik.” jelas Juru Bicara PPP Kota Depok

Haris melihat masih banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui mengenai Pilgub Jabar 2008 ini baik mengenai pasangan cagub dan cawagubnya, tanggal pelaksanaannya, bahkan masih ada warga yang berhak menjadi pemilih namun tidak terdaftar.

“Hal ini menimbulkan krisis karakter dan bukan simpati terhadap pemegang hak otoritas, ini merupakan sebuah PR bagi kita semua yang berada di suatu house power.”

Lanjutnya, sedikit deskripsi di atas membuat PPP saat ini sedang berbenah secara administrasi dan program kerja di dalam rumah tangganya, terlebih Cawagub Jawa Barat yang diusung merupakan pimpinan partai PPP di tingkat Provinsi, ini menjadikan konsekuensi logis untuk memenangkan pilkada tersebut.

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1