Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Sabtu, 22 November 2008
 
BERITA UTAMA, 10-Okt-2008 07:19:55 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Sutanto serahkan tongkat komando
Kapolri: Anggota netral dalam Pemilu
  Berita Lainnya
Pegi tetap akan kejar Mazhab
TPT: Nego harga sudah tertutup
Pulang sekolah, rumah hilang
TUGU,MONDE: Jenderal (Pol) Sutanto menyerahkan jabatan kepala Kepolisian Republik Indonesia (kapolri) kepada pejabat baru Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri di Markas Brimob Kelapa Dua, Tugu, Cimanggis kemarin.

Seusai serah terima jabatan, Kapolri yang baru Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengatakan dalam rangka pemilihan umum 2009 Polri dan beserta jajarannya akan tetap bersikap netral dan tidak berpihak pada salah satu golongan tertentu.

Salah satu tolak ukur keberhasilan Polri apabila pelaksanaan Pemilu 2009 berjalan aman dan terkendali sehingga warga Indonesia bebas untuk menyampaikan aspirasi demokrasi.

Polri akan tetap konsisten dan menindak tegas tanpa adanya kompromi memberantas dan memerangi tindak kejahatan seperti ilegal logging, tindakan korupsi, serta penyakit masayarakat lainnya.

Polri akan menambah dan membersihkan sebagai penyimpangan, operasi bersih, mendorong kerjasama dengan TNI, instansi terkait, reformasi Polri, sarana prasarana peralatan polri sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku.

Dia berharap dengan komitmen dan jelas dan tegas dalam menjalankan tugasnya mengedapankan pemikiran. Kondisi Kepolisian Republik Indonesia saat ini ditemukan kekurangan, namun rasa kebanggaan dimana hasil kerja keras untuk menciptakan Polri yang modern, terpuji serta modern.

Untuk kultural yang dirasakan masyarakat masih dalam proses dan Polri kami jadikan entry point ini menjadi sasaran tugas kedepan dan perubahan kultural yang sampai hari ini menjadi keluhan dan kritikan masyarakat.

Terhadap kepolisian dalam rangka pelayanan hingga pencitraan polri ke internal dan keluar bahwa pencitraan ke depan pelayanan kepolisian bersifat humanis karena dekat masyarakat.

Menurut Bambang, karena adanya keluhan dan kritikan dari masyarakat terhadap pelayanan kepolisian, maka Polri telah mengubah citra ke internal dan keluar. Ke depan pelayanan kepolisian bersifat humanis untuk lebih mendekatkan dengan masyakarat,” imbuhnya

Dia berpesan kepada seluruh anggota Polri agar tidak pernah mengecewakan masyarakat. Jangan sekali-sekali menyakiti masyarakat. Tanggung jawab dan semangat baru ini harus dilakukan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Apa yang dapat kita kerjakan untuk masyarakat, kerjakan. Bukan apa yang didapat dari masyarakat, sehingga dapat memacu kinerja kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya yang didampingi mantan Kapolri Jenderal Pol Sutanto.

“Saya berharap ini akan menjadi landasan bagi Polri dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.

Sejak reformasi digulirkan, kata Bambang secara stimultan keberadaan Polri sudah sejajar dengan pembangunan nasional dengan titik berat pembangunan instrumental, pembangunan kultural, dan harus jujur bahwa pembangunan itu belum memenuhi aspek masyarakat.

Sementara itu mantan Kapolri Jenderal Sutanto menambahkan dalam bidang penegakan hukum, Kapolri di bawah kepimpinan Sutanto mampu memberantas berbagai kasus menonjol dan mendapatkan atensi publik antara lain teror, narkoba, pembalakan liar atau yang lebih dikenal dengan ilegal logging, tindak pidana perikanan, tindak pidana pertambangan judi, premanisme dan kejahatan jalanan.

“Keberhasilan ini mampu memberikan rasa aman,” tandasnya

Dalam pembinaan personil, katanya, Polri mampu mendapatkan ISO 9001:2000 dalam penerimaan taruna Akademi Kepolisian untuk Sistem Manajemen Mutu.

“Penerima taruna Akpol bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme, transparan dan humanis. Yang diterima sebagai taruna lulusan sarjana semua,” ujarnya.

Terkait dengan penggantinya, Sutanto mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Bambang Hendarso, Polri akan mampu menghadapi tantangan tugas kedepan.

Polri akan dihadapkan dengan berbagai tantangan, tapi Jenderal polisi Bambang Hendarso akan dapat mengatasi,” ucapnya.

Sementara itu kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira mengatakan dengan acara serahterima itu maka Bambang Hendarso akan menerima penuh wewenang sebagai Kapolri menggantikan Sutanto.

Menurut Abubakar, acara serahterima jabatan tersebut merupakan serangkaian dari pelantikan Kapolri oleh Presiden pada 30 September 2008 lalu.

Bambang Hendarso yang ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mendapat dukungan penuh dari DPR RI dalam rapat paripurna 28 September 2008.(m-10)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1