Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Sabtu, 22 November 2008
 
BERITA UTAMA, 24-Jul-2008 08:21:24 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Ingin lihat pembunuh Heru
Ria datangi Polsek Beji
  Berita Lainnya
Pegi tetap akan kejar Mazhab
TPT: Nego harga sudah tertutup
Pulang sekolah, rumah hilang
BEJI, MONDE: Mendengar tertangkapnya pelaku pembunuh Rahmat Hidayat, (jawara Be A Man) yang tewas di pinggir Rel Kereta Api Pondok Cina beberapa waktu lalu, artis cantik Ria Irawan langsung menyambangi Polsek Beji untuk melihat siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa rekan kerjanya itu.

Semula kehadiran Ria ditemani saudaranya, diduga ingin mengurus sesuatu yang berkaitan dengan tugas kepolisian.

Namun sesaat setelah ngobrol dengan sejumlah anggota Polsek Beji, baru diketahui kalau dirinya hanya ingin melihat siapa pembunuh Rahmat Hidayat.

“Saya ke sini mau tanya apa bener pelaku pembunuh Rahmat Hidayat sudah tertangkap?

Soalnya nggak yakin, kok cepet baget ketangkepnya,” cetus Ria heran.

Oleh Polisi, pelantun tembang Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia berduet dengan Rano Karno itu, langsung diajak ke kamar tahanan, menemui Jeri yang tertangkap tiga hari setelah melakukan perbuatan kejinya itu.

“Jadi elu yang ngebunuh temen gue?, kurang ajar banget lu!” umpat si “gadis nakal” di film Kembang Kertas yang sempat meraih nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2005, sebagai aktris pembantu terbaik.

Kepada polisi, Ria bercerita awalnya dia nggak yakin kok secepat itu pembunuhnya tertangkap. Makanya dirinya langsung mendatangi Polsek Beji untuk membuktikan kebenaran berita tersebut.

“Bagaimana caranya pak, kok bisa cepet ketangkepnya? tanya Ria lagi. “Jangan heran Neng, di Beji ini banyak dukunnya, makanya jangan macem macem kalau di wilayah Beji,” canda salah seorang anggota Polsek Beji, menjawab keheranan Ria.

Menurutnya, korban adalah salah seorang guru tari, yang sudah bekerja beberapa tahun di sanggar tari milik Ria Irawan. Ketika mendengar kabar karyawannya itu tewas terbunuh, sontak membuat Ria dan keluarganya ikut berduka.

“Dia [Rahmat Hidayat] karyawan yang baik, nggak pernah mengeluh bahkan nggak pernah cerita kalau dia punya masalah di luar, makanya saya kaget banget mendengar dia terbunuh,” tuturnya (k-1)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1