Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Sabtu, 22 November 2008
 
AJANG DUIT, 27-Ags-2008 08:46:26 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Penjualan mobil 2008 diproyeksi 570.000 unit
  Berita Lainnya
PT diminta buat laporan CSR
Harga bahan bangunan turun, eskalasi batal
Keprihatinan pada krisis warnai pertemuan OPEC
JAKARTA, MONDE: Penjualan mobil di dalam negeri diproyeksikan akan menembus angka sekitar 570.000 unit pada tahun ini atau melampaui penjualan tertinggi yang pernah dicapai Indonesia pada 2005 yaitu sekitar 534.000 unit.

“Tahun ini banyak kejutan pada pasar otomotif di dalam negeri, semua orang salah memprediksi,” ujar Wakil Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johnny Darmawan, kemarin, tulis Antara.

Johnny yang juga Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan pasar otomotif di Indonesia semakin sulit diprediksi, karena pada awal tahun kalangan pelaku bisnis otomotif sempat ragu penjualan akan menembus angka 520.000 unit pada 2008, terkait kenaikan harga minyak mentah dunia yang disusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan inflasi serta BI rate yang naik.

“Namun kenyataannya penjualan mobil malah meningkat, dan mencapai penjualan tertinggi pada Juli 2008 sekitar 61.000 unit,” ujarnya.

Pada tujuh bulan pertama 2008 penjualan mobil di Indonesia telah mencapai sekitar 353.000 unit atau sekitar 81% dari total penjualan mobil tahun lalu yang mencapai sekitar 434.000 unit.

“Kalau melihat hitungan pencapaian semester I pada 2008 (sekitar 293.000 unit) dikali dua saja, maka tahun ini setidaknya penjualan mobil di Indonesia bisa mencapai di atas 570.000 unit,” ujar Johnny.

Namun, dia mengkhawatirkan pertumbuhan penjualan mobil tahun ini tidak berlanjut pada 2009 mengingat situasi politik di Indonesia semakin memanas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu).

Selain itu, Johnny menjelaskan bisa saja penjualan mobil tahun ini menembus 600.000, terkait adanya banyak dasar perhitungan penjualan yaitu berdasarkan nomor pendaftaran kendaraan di kepolisian, penjualan di tingkat dealer (whole sales) dan retail.

“Mudah-mudahan pasar tidak terkoreksi secara drastis sampai akhir tahun ini, bahkan tahun depan,” ujarnya.

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1