Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Minggu, 12 Oktober 2008
 
AJANG DUIT, 07-Ags-2008 08:24:03 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
Kontraktor ancam stop kerja jika eskalasi harga ditolak
  Berita Lainnya
Pariwisata RI tak terguncang
Depdag perketat peredaran makanan
Ajang jajaki pasar ekspor baru
JAKARTA, MONDE: Lima asosiasi konstruksi menyatakan kekecewaannya atas rencana pemerintah yang akan menolak usulan eskalasi atau penyesuaian harga kontrak.

Kelima asosiasi itu menggelar jumpa pers hari ini untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dialami kontraktor di lapangan akibat kenaikan harga bahan bangunan.

Kelima asosiasi itu adalah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI), Asosiasi Aspal Beton Indonesia (AABI), Asosiasi Kontraktor Indonesia, serta Gabungan Pengusaha Rancang Bangun Indonesia (Gapenri).

Hadir juga Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) Malkan Amin dan Wakil Ketua Komisi Infrastruktur Komisi V DPR RI Soeharsoyo.

Ketua Gapensi Agus Kartasasmita mengatakan kontraktor akan berhenti bekerja jika pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga kontrak atau eskalasi.

Ketua LPJKN Malkan Amin mengatakan akan segera menemui pemerintah untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dialami kontraktor.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pekan lalu merekomendasikan untuk menolak eskalasi karena kenaikan harga BBM tidak termasuk keadaan darurat.

Surat permintaan eskalasi itu sudah dikirim oleh sejumlah mitra kerja kementerian dan lembaga negara serta pemda.

Menanggapi hal itu, Gapensi menyatakan kekecewaannya dan menyerahkan keputusan nasib proyek kepada anggotanya jika pemerintah tetap menolak usulan eskalasi.(A. Dadan Muhanda/JBBI)

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1