| | | AJANG DUIT, 15-Mei-2008 12:38:55 WIB | | | Warga kaya borong migor bersubsidi | TAPOS, MONDE: Ratusan warga di empat kelurahan bagian timur kota Depok berdatangan ke kantor kelurahan Tapos untuk membeli minyak goreng bersubsidi Rp5.000, dengan nilai jual Rp18.000 per dua liter.
Ironisnya pasar murah migor yang kapasitasnya hanya untuk warga tidak mampu diduga pendistribusian kupon tidak merata dan salah sasaran. Berdasarkan informasi di lapangan, warga yang mendapatkan migor bersubsidi diduga warga yang mampu, buktinya ada warga yang mengenakan pakaian mewah dengan gelang emas sempat ikut membeli dalam jumlah besar.
Hal berbeda dirasakan Jony, nenek tua warga Leuwinanggung yang hidup sebatang karang justru tidak mendapatkan kupon pembelian minyak goreng tersebut.
Nenek yang memiliki rumah tidak layak hanya bisa diam dan menatapi kayu bakar yang disatukan dengan kamar tidurnya.
“Saya tidak tahu kalau hari ini (kemarin) ada pasar murah migor di kelurahan Tapos, apa boleh buat,” kata nenek beraut wajah sedih ketika Monde mendatangi rumahnya di tepi jalan tol Jagorawi.
Yanto warga Leuwinanggung yang sempat antre di pasar murah minyak goreng sangat senang dimana harga tidak terlalu mahal dan kualitas minyak goreng sangat baik.(m-10) |
|
|
|