Make this site your Homepage Add to Favorites
Pencarian berita  
Jumat, 25 Juli 2008
 
AJANG DUIT, 13-Mei-2008 13:45:56 WIB
_ Versi cetak _ Versi PDF
‘Angkutan umum agar tetap disubsidi’
  Berita Lainnya
Hipmi gelar bazar tanaman hias
‘Siapkan blue print pariwisata’
60% RS belum terakreditasi
JAKARA, MONDE: Para anggota komisi V DPR RI menyarankan kepada pemerintah agar angkutan umum tetap disubsidi jika pemerintah menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akhir Mei ini.

“Kalau disubsidi, angkutan umum tidak perlu naik. Saat ini, beban masyarakat sudah sangat berat dan daya beli hancur,” kata Ketua Komisi V DPR, A. Muqowam seperti dikutip Antara.
Terkait tingginya kenaikan harga minyak dunia hingga menyentuh US$120 per barel, pemerintah berniat menaikkan harga BBM domestik dengan tiga opsi besaran yakni 20%, 25% dan 30% pada akhir Mei.
Menurut Muqowam, subsidi yang diberikan kepada angkutan umum adalah tidak langsung. “Mekanismenya bisa dikelola oleh Organda dan Kadin sehingga tepat sasaran,” katanya.
Ketua Departemen Angkutan dan Prasarana DPP Organda Rudy Thehamihardja meragukan wacana subsidi kepada angkutan umum.
“Ini sudah emergency. Saya ragu, penggodokan kebijakan itu perlu waktu lama.,” katanya.
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal sebelumnya menegaskan pihaknya akan memberi toleransi kenaikan tarif angkutan maksimum 15%.
“Itu pun, jika skenario yang diambil pemerintah kenaikan harga jual BBM sebesar 30%,” katanya.
Sebelumnya Ketua Umum DPP Organda Murphy Hutagalung mengatakan pihaknya ingin menaikkan tarif angkutan umum sebesar 20% jika skenario kenaikan BBM menggunakan opsi 30%.

^^ Kembali ke atas

Copyright © PT. Aksara Depok Makmur (Penerbit Skh. Monitor Depok), November 2004 - 2008. v1