| | | AJANG DUIT, 10-Mei-2008 13:37:24 WIB | | | Harga sayuran di Depok naik lagi | DEPOK, MONDE: Meski pasokan sayur-mayur di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, menurun akhir pekan lalu, hal itu tidak berdampak signifikan terhadap pasar sayuran di sejumlah pasar tradisional Kota Depok.
Beberapa pedagang menuturkan, distribusi pasokan sayur-mayur saat ini terbilang lancar dan stabil. Deddy, pedagang di Pasar Kemirimuka, mengatakan tidak ada kendala dalam hal distribusi, begitu pula saat belanja ke Pasar Induk, cabe dan bawang aman.
“Untuk pasokan sepertinya gak ada masalah. Minggu kemarin saya belanja, semua sayuran yang saya butuhkan ada. Cabe, bawang semua ada,” ujarnya kepada Monde, kemarin. Hal itu dibenarkan oleh Pandi, pedagang di pasar yang sama.
“Kalau ada yang susah nyari biasanya mereka ngomong,” Pandi menimpali.
Bahkan untuk membeli barang dagangan, menurut dia, biasanya cuma telepon ke pemasoknya di Pasar Induk dan langsung dikirim.
“Biasanya kalau ada pasokan yang nggak lancar, pedagangnya ngasih tau,” ujar Elisna, pedagang di Pasar Depok Jaya.
Namun menjelang kenaikan harga BBM, harga sejumlah sayuran berpotensi naik lagi. Harga jenis bawang kembali tinggi. Begitu pula dengan harga cabe, yang masih fluktuatif.
“Kalau harga sayuran memang masih turun-naik,” ujarnya.
Pasaran cabe rawit merah saat ini Rp38.000 per kg atau naik Rp4.000 dari sebelumnya. Sedangkan harga cabe merah keriting Rp18.000.
“Tapi sekarang pedagang udah banyak yang jual lagi, ya walau cuma dikit-dikit,” ujar Pandi sambil menunjukkan stok cabe rawit merah dalam kantung plastik kecil.(m-11) |
|
|
|