![]() | |
Print | |
| Tematik | |
| Tak perlu memakai CPU | |
| 24-Mar-2008 12:54:41 | |
| CPU-nya mana? begitu celetuk rekan-rekan saya melihat komputer ini. Mereka terheran-heran karena komputer ini seolah-olah dapat berjalan dengan layar monitor, papan ketik dan tetikus saja. | |
| Rancangan Apple iMac ini memang unik semua komponen yang biasa ditaruh dalam kotak (CPU) diintegrasikan ke dalam cangkang layar monitor. Ini juga termasuk semua port (USB, FireWire, VGA, DVI), Bluetooth dan Wi-Fi. Rancangan seperti ini pertama kali diperkenalkan pada Apple iMac G5. Namun komputer ini sudah beralih pada prosesor Intel Core 2 Duo 2 GHz. Di dalam kemasan Apple iMac ini disertakan pula papan ketik, tetikus Mighty Mouse, serta remote control. Papan ketik ini terbuat dari plastik putih di bagian bawah, dan logam aluminium di atas dengan tombol-tombol juga berwarna putih. Setain itu tersedia pula keping CD installer Mac OS X 10.5 Leopard, dan buku kecil berisi petunjuk pemasangan. Apple iMac yang beredar di pasaran saat ini terdapat dalam dua model, yang dibedakan atas ukuran layarnya. Model yang diuji pada kesempatan ini memiliki ukuran diagonal layar 20 inci. Selain itu dapat ditemukan pula iMac 24 inci. Layar yang digunakan adatah jenis LCD (liquid crystal display) layar lebar, dengan teknologi active matrix. Badan iMac terbuat daripada aluminium, dengan plastik berwarna hitam di bagian belakang. Ini berbeda dengan model-model iMac sebelumnya yang sepenuhnya berwarna putih. Namun rancangan dasarnya yang unik, yang mirip dengan lampu meja (dan membuatnya dijuluki sebagai iLamp) masih dipertahankan. Bingkai hitam mengitari layar lebar dengan resolusi maksimum 1680 x 1050 piksel. Di atas layar terdapat kamera, yang dapat digunakan sebagai webcam dengan aplikasi chatting seperti iChat AV. Lensa kamera ini tidak menonjol dan menyatu dengan elegan ke dalam bingkai layar. Perlu mata jeli untuk dapat menemukannya. Kamera ini dilengkapi dengan lampu indikator berwarna hijau yang akan berkedip-kedip bila kamera digunakan dengan aplikasi seperti i5ight. Bagian belakang Untuk urusan konektivitas jarang komputer yang dapat menyamai Apple iMac ini. Cukup banyak ragam pilihan port yang dapat digunakan untuk menghubungkannya dengan peranti lainnya. Yang utama tentu saja port USB 2.0, yang terdapat 3 buah di bagian belakang badan iMac sendiri dan dua buah di papan ketik. Semua port USB ini adalah jenis Hi-Speed. Colokan port lainnya (1 FireWire 800, 1 FireWire 400, UGA, DVI, S-Video, composite dan ethernet, semua dikumpulkan di bagian belakang. Satu port yang tidak ada adalah colokan RJ-11, yang biasanya digunakan untuk koneksi modem. Buat membaca cakram optik seperti DVD dan CD Apple melengkapi iMac ini dengan penggerak SuperDrive. Slot alat ini terdapat di bagian samping. SuperDrive juga dapat digunakan untuk membakar CD/DVD. Dengan RAM 1 GB dan cakram padat berkapasitas 250 GB, Apple iMac yang diuji ini merupakan konfigurasi dasar. Pembeli yang ingin mengekspansi misalnya dapat menambahkan keping RAM SODIMM DDR2 667 MHz sampai maksimum 4 GB. Papan ketik yang disertakan dengan iMac agak berbeda dengan yang biasa ditemukan pada komputer merk lainnya. Misalnya beberapa dari tombol-tombol fungsi (F1-F15) secara bawaan ditugasi sebagai tombol multimedia atau pintasan untuk fungsi lainnya. Misalnya F1 dan F2 digunakan untuk mengendalikan kecerlangan layar, sedangkan F10, F11 dan F12 untuk suara. Selain itu ada puta tombol yang hanya dijumpai pada seperti Command, atau tombot yang ada di komputer lain. Menulis dengan papan ketik iMac ini cukup menyenangkan. Namun, satu kelemahan rancangan papan ketik iMac ini menurut saya adalah ukuran tombol Enter/Return yang lebih kecil daripada biasanya. Ukurannya bahkan kalah dengan tombol Shift yang terletak persis di bawahnya. Karena tombol Enter merupakan yang cukup sering dihantam ukuran kecil ini cukup mengganggu. Saya sering salah: maksud hati hendak menekan Enter, matah Shift yang kena. Papan ketik ini juga menjadi sarang buat dua port USB; satu di kiri dan satu di kanan. Sayangnya letak dua port USB ini tersuruk di bawah papan ketik, sehingga menyukarkan pengguna yang ingin menancapkan flash disk. Padahal kedua port ini relatif lebih mudah dicapai daripada tiga port USB yang terdapat di bagian belakang. Namun tidak ada masalah bila hendak menancapkan kabel di sini. Tetikus ‘Mighty Mouse’ sekilas sama dengan model tetikus dari Apple lainnya, yang hanya memiliki satu tombol. Namun model ini sebenarnya merupakan tetikus dengan banyak tombol. Anda dapat melakukan klik kanan dan menggulung layar (scrolling) dengan tetikus ini. Remote control yang disediakan hanya dapat digunakan untuk mengendalikan aplikasi FrontRow. Seperti semua produk komputer Apple terbaru, iMac sudah dilengkapi dengan sistem operasi Mac OS X versi 10.5 (Leopard), yang diklaim Apple sebagai ‘sistem operasi tercanggih saat ini’. Dibandingkan pendahulunya Leopard menawarkan beberapa fitur baru, antara lain Time Machine, Spaces, dan QuickLook. Selain itu Apple juga meningkatkan dan menyempurnakan fitur-fitur yang sudah ada, seperti yartg dilakukan pada Safari, Spotlight, dan iChat. Misalnya fitur pencarian diintegrasikan secara otomatis ke dalam semua aplikasi. Apple iMac sudah dilengkapi dengan suite iLife ’08, yang mencakup iTunes (pemutar musik digital), iDUD (pembuat DVD), GarageBand (penyunting musik dan audio), iMovie (penyunting video digital), iPhoto (pengorganisasi katalog foto digital), iWeb (penyunting halaman web). Selain itu terdapat pula versi trial aplikasi kantoran Apple, iWork ’08. Pada edisi terbaru iWork selain Pages (pengolah kata) dan Keynote (aplikasi presentasi) sudah ditambahkan juga Numbers yang merupakan pengolah lembar kerja (spreadsheet). Aplikasi iChat AV rasanya merupakan pengguna utama kamera iSight yang disediakan. Dengan iChat AV chatting tidak hanya berupa berbalas teks saja, tapi sudah menjadi konferensi video. Namun aplikasi lain seperti PhotoBooth dan iMovie juga dapat memanfaatkannya. | |
| online berita: Tak perlu memakai CPU | |