Print
Peristiwa
Bocah SD tewas terseret arus Ciliwung
17-Mei-2008 17:2:51
SUKMAJAYA, MONDE: Leonardi (10), bocah malang warga Kampung Sugutamu, RT03/22 Kel Mekarjaya, Kec Sukmajaya yang hanyut di Sungai Ciliwung, kemarin sekitar pukul 06.00 ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa.
Bocah kelas IV SD Mekarjaya 25 ini awalnya bermain bersama adik dan rekannya di kali Ciliwung yang melintasi Jalan Juanda, pada Kamis (15/5) sekitar pukul 10.00. Namun saat akan mengambil bola yang hanyut di sungai itu ia terbawa arus.
Beberapa saat setelah kejadian itu, tim SAR yang terdiri dari Gegana Brimob Kelapa Dua, anggota Damkar Depok, Polsek Sukmajaya, Anggota Satpol PP Sukmajaya dan Kota Depok serta masyarakat sekitar melakukan pencarian dengan menyusuri sungai itu. Hingga pukul 21.00 bocah itu belum ditemukan.
Namun sekitar pukul 06.00, kemarin anak tersebut ditemukan sekitar 1 km dari tempat kejadian oleh seorang warga di bibir Kali Ciliwung, Gg Kapuk, RT 04/01 Kel. Pondok Cina, Kec. Beji.
Setelah mendapat laporan dari warga, petugas Polres Metro Depok menuju tempat penemuan jasad korban, kemudian setelah menghubungi keluarga, jasad korban dievakuasi selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan kendaraan angkutan umum Miniarta, dikawal mobil patroli Polres Depok.
Suasana haru menyelimuti kediaman Nelson Simanjuntak, di kawasan Kampung Sugutamu.
Tenda dan kursi bagi pelayat sudah dipersiapkan di depan rumah duka sebelum jenazah tiba. Tetangga sekitar pun berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa.
Orangtua korban belum dapat dihubungi, bahkan salah seorang kerabat korban ketika dihubungi enggan berkomentar. “Maaf saya belum bisa komentar,” katanya.
Di rumah duka, H Sukirman, Ketua RW 22 Kampung Sugutamu, Kel. Mekarjaya, Kec. Sukmajaya menuturkan, almarhum Leonardi adalah anak dari pasangan Nelson Simanjuntak dan Kenny.
Peristiwa itu berawal, Kamis pagi sekitar pukul 10.00, korban bermain di Sungai Ciliwung kawasan Jl Juanda, bersama dua temannya dan adiknya Ronal (8).
Dari informasi di lapangan, saat itu adiknya melihat bola hanyut di sungai yang akan diambilnya, tapi korban melarang, tak lama kemudian korban mengambil dan langsung tenggelam terbawa arus.
“Korban merupakan anak kedua dari dua bersaudara,” katanya, seraya menambahkan jenazah rencananya dikebumikan di TPU Kalimulya, Kec. Sukmajaya.
Aipda Bambang Andriyanto, petugas Polres Metro Depok mengatakan, pertama kali yang menemukan jasad korban Hidayat, warga Gg Kapuk RT04/01 Kel. Pondok Cina, Kec. Beji. Posisi jenazah mengambang sekitar dua meter dari pinggir sungai.
Atas laporan warga, lanjut dia, petugas menuju ke tempat kejadian kemudian menghubungi keluarga korban untuk memastikan bahwa anak tersebut adalah Leonardi, yang pada Kamis (15/5) terbawa arus Ciliwung.
“Korban berada di sungai sekitar 20 jam,” ujarnya di rumah duka.
Tampak melayat di rumah duka Sekretaris Kecamatan Sukmajaya Muhtar MH dan sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja Kec. Sukmajaya.(sud)
online berita: Bocah SD tewas terseret arus Ciliwung