Print
Kabar Jiran
KPK telusuri asal sumbangan
15-Mei-2008 12:54:0
JAKARTA, MONDE: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri sumbangan pernikahan puteri Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk memilah sumbangan mana yang terkait dengan gratifikasi dan mana yang bukan.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan tim KPK akan berada di Yogyakarta untuk melakukan penelitian dan penghitungan terhadap sumbangan. “Penghitungan itu dilakukan atas inisiatif kedua pihak” katanya kemarin seperti ditulis Antara.

Sebelumnya, tim KPK juga meneliti dan menghitung sumbangan pernikahan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Hasil penghitungan sementara, jumlah sumbangan pernikahan Hidayat mencapai Rp200 juta. Jumlah itu terdiri dari Rp130 juta, US$5000, $Sin 500, dalam bentuk cek senilai Rp12 juta, dan dalam bentuk barang.

Johan mengatakan KPK akan memberitahukan hasil penelitian kepada Hidayat dan keluarga Sri Sultan dalam waktu 30 hari.

Pemberitahuan itu termasuk kejelasan sumbangan mana yang harus dikembalikan negara dan mana yang tidak harus diserahkan ke negara.

Sementara itu, dari Medan dilaporkan, Ketua Partai Indonesia Sejahtera (PIS) Sumut Ruslan menilai KPK terlalu berlebihan memeriksa angpau pernikahan Ketua MPR Hidayat Nurwahid.

“Pemberian angpau bersifat pribadi sehingga pemeriksaan tersebut terlalu berlebihan karena bukan termasuk korupsi,” katanya.

Tim dari KPK meneliti dan menghitung angpau dari masyarakat untuk Hidayat di kediaman Hidayat Nurwahid di kompleks perumahan Widya Chandra, Jakarta.

Hidayat Nurwahid dan direktur sebuah rumah sakit dr Diana Abbas Thalib melangsungkan akad dan resepsi pernikahan di Jakarta, Minggu (11/5).

Menurut Ruslan, pemberian angpau dalam sebuah pesta pernikahan merupakan budaya. Dia menganggap KPK kurang kerjaan.
online berita: KPK telusuri asal sumbangan