Print
Edukasi
Prestasi pupuskan pesimistis
17-Mei-2008 13:1:10
Sempat tak percaya diri dan ragu.
Itulah yang dirasakan Ayuningtiyas, siswi kelas XI SMAN I Depok.

Saat mendengar beberapa guru sepakat untuk menunjuk dia sebagai wakil sekolah, maju ke ajang pemilihan siswa berprestasi tingkat Kota Depok.

Namun kini, ia boleh berbangga karena prestasi yang dimiliki dan kerja keras selama ini, ternyata mengantarkannya meraih gelar yang terbaik.

Menyisihkan 15 peserta pemilihan siswa berprestasi tingkat Kota Depok dan menyandang gelar juara, sekaligus gelar siswa berprestasi tingkat kota ini.

Rasa pesimis gadis kelahiran Bogor, 13 September 1991 ini pun hilang seketika. Sesaat setelah dewan juri membacakan pengumuman yang menyebutkan namanya di deretan peraih gelar juara. Di sebuah sore yang cerah pada awal April lalu.

“Saya sempet enggak percaya dan kaget waktu guru meminta saya maju ke seleksi siswa berprestasi tingkat kota. Soalnya saya juga bukan juara umum di sekolah. Masih banyak yang lebih baik dari saya,” ujarnya mengawali cerita tentang keterlibatannya dalam seleksi tersebut.

“Namun guru di sekolah meyakinkan saya, kalau saya mampu. Akhirnya, saya menyanggupi dan mulai mempersiapkan diri,” lanjutnya,

Setelah melewati tiga tahap seleksi yang cukup ketat dan sangat melelahkan, Ayu, begitu ia akrab disapa berhasil mendominasi kemenangan. Mulai dari tes tertulis yang dirampungkannya dengan sangat teliti dan hati-hati. Tes tahap kedua, yang merupakan tes wawancara, dimana ia mengaku sempat merasa grogi. Dan tes kegita adalah kreasi seni yang dijalaninya tanpa hambatan.

Bukan apa-apa, soal kreasi seni kemampuan Ayu memang tak perlu diragukan lagi. Ia sudah hobi menari sedari kecil dan menekuni jenis kesenian itu hingga ia beranjak remaja.

Maka tak salah, bila pada seleksi waktu itu, tari Kandangan dari Jawa Barat dibawakannya dengan begitu apik dan memukau hadirin yang datang.

Selain menyelesaikan tahapan seleksi yang ada, Ayu juga menyajikan karya ilmiahnya berupa pengolahan ampas tahu menjadi biogas. Proyek ilmiah yang sudah dipersiapkannya sejak lama.

Gelar juara yang diraih Ayu kali ini, sebenarnya bukanlah prestasi awal yang ia ukir. Sederet kebanggaan lain seperti menjadi peserta dalam pertukaran pelajar Indonesia-Singapura Adventure Camp 2007, juara speech contes tingkat kota Depok, dan meraih The Best Performance dalam perlombaan tari, baru sedikit dari prestasi yang dia punya. Ia juga menjadi salah satu andalam dalam tim debat bahasa Inggris di sekolahnya.

“Prestasi dalam ajang ini setidaknya cukup untuk memupuskan rasa pesimis saya selama ini. Setidaknya bisa membuktikan pada diri saya sendiri, bahwa saya mampu,” ujar Ayu mengenai kemenangannya, beberapa saat setelah penobatan dirinya menjadi siswa berprestasi untuk tingkat SMA.(Novita Adi Wibawanti)
online berita: Prestasi pupuskan pesimistis