Print
Edukasi
Pelaksanaan UASBN SD tanpa TPI
14-Mei-2008 12:23:45
DEPOK, MONDE: Pelaksanaan UASBN untuk SD yang dimulai kemarin terlihat berbeda.
Jika UN yang dilaksanakan untuk tingkat SMP dan SMA melibatkan Tim Pemantau Independen (TPI), tapi untuk pelaksanaan UASBN tidak demikian.

“Untuk UASBN memang ada beberapa hal yang terlihat berbeda. Seperti tidak adanya TPI, karena memang tidak ada peraturan atau petunjuk yang mengatur hal tersebut. Pengawasan dilakukan oleh pengawas ruangan dan menjadi tangung jawab panitia ujian di sekolah tersebut,” ujar M Nurdin, Kasi Kurikulum Dikdas Disdik Depok, kemarin.

Meski demikian, pengamanan oleh aparat kepolisian tetap dilakukan, baik di tingkat kecamatan, dimana soal untuk ujian tersebut disimpan dan di sekolah-sekolah.

“Untuk pengawas ujian, dilakukan silang tiap kecamatan,” katanya.

Nurdin menjelaskan distribusi soal untuk pelaksanaan ujian dilakukan masing-masing kecamatan, dimulai pukul 05.30 ke sekolah-sekolah penyelenggara.

Pada hari pertama pelaksanaan kemarin, distribusi soal untuk matapelajaran bahasa Indonesia terbilang lancar. Sebelum pukul 06.30, sekolah telah menerima paket soal dengan lembar jawaban komputer (LJK).

“Untuk distribusi soal dan LJK bisa dibilang lancar. Hanya saja tadi ada sekolah yang mengeluhkan kekurangan LJK. Namun masalah tersebut sudah bisa diatasi dan tidak menjadi kendala berarti, karena di setiap amplop diberikan cadangan soal berikut LJK-nya,” ungkap Nurdin.

Sementara untuk pengembalian LJK, dari sekolah tidak langsung dikembalikan ke rayon kota, namun prosedur yang diberlakukan tetap melalui tiap kecamatan dan baru diteruskan ke rayon kota.

Untuk pengembalian LJK ke kecamatan, setiap sekolah diberikan batas waktu satu jam.(m-11)

online berita: Pelaksanaan UASBN SD tanpa TPI