Print
Depokrasi
Gapoktan Mekar Asih kembangkan padi organik
12-Mei-2008 12:56:23
MERUYUNG, MONDE: Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Asih akan memperluas penanaman padi organik sampai 20 hektare dari sebelumnya yang hanya 1 hektare.
Lahan yang akan ditanami padi organik ini difokuskan di dua kelurahan yakni di Meruyung dan Bojong. Kedepan diharapkan padi organik ini akan mempu menjadi kebanggaan para petani di Depok.

Demikian dikemukakan Herman Wahyudi, Sekretaris Kelompok Tani Makar Asih kepada Monde kemarin. Dia menjelaskan rencana pemerintah untuk menjadikan Kota Depok sebagai etalase pertanian patut disambut baik. “Potensi tanaman padi organik ini sangat baik dibandingkan dengan padi yang lainnya,” ujar Herman.

Dia menambahkan, padi organik ini belum banyak di tanam di wilayah Indonesia sehingga kedepannya patut untuk dibudidayakan secara merata. Hasil ujicoba di lahan seluas 1 hektare, ungkap Herman, ternyata mampu menghasilkan 8 -12 ton padi, sedangkan ketika menggunakan sistem konvensinal hanya menghasilkan 4-6 ton.

Di atas lahan 1 hektare ini, katanya, dikelola secara organik tanpa menggunakan bahan kimia apa pun. Akan tetapi hasilanya sungguh sangat menakjubkan. Dengan menggunakan pupuk organik dapat dibuktikan hasil panen jauh lebih baik dan banyak. Pupuk organik juga tidak mematikan hewan-hewan yang berada di dalam tanah.

“Dari segi keuntungan, menggunakan padi organik juga lebih menguntungkan karena tidak perlu mengelurakan banyak biaya untuk perawatan,” kata Herman yang berharap secara bertahap semua petani di Depok bisa menanam padi organik.

Mada Kubil, ketua kelompok tani menambahkan dengan terkikisnya areal pertanian, maka harus ada langkah tegas dari pemerintah daerah untuk mempertahankan lahan pertanian.

“Memang ini bukan hal yang mudah, mengingat berada di tengah himpitan pembangunan yang begitu cepat. Maka dari itu, harus ada sikap yang tegas yang menyatakan tidak menggunakan lahan hijau,” tegas Mada Kubil.(mas)
online berita: Gapoktan Mekar Asih kembangkan padi organik