![]() | |
Print | |
| Depokrasi | |
| Massa bentrok dengan polisi di Kelapa Dua | |
| 9-Mei-2008 13:41:52 | |
| KELAPA DUA,MONDE : Ratusan massa dengan membawa bendera bertuliskan tuntutan reformasi dan mengikat tali di kepalanya kemarin melakukan aksi unjuk rasa dan bentrok dengan aparat keamanan. | |
| Massa bergerak dari lapangan upacara korps Brimob menuju ke suatu tempat sebelum sampai ditempat yang dituju massa dihadang oleh pasukan brimob yang bersenjata lengkap, dan tidak ketinggalan mobil taktis water canon di libatkan. Saat aksi mereka dihadang oleh para petugas, massa kemudian memaksakan untuk bergerak kembali, dengan mendorong pasukan kepolisian. Massa tidak dijinkan dan tidak berhasil melanjutkan aksi unjuk rasa, demonstran kemudian marah dengan menendang anggota kepolisian, membakar ban di jalan raya yang mengakibatkan kepulan asap hitam yang menggangu kertertiban umum. Tidak puas dengan aksinya mereka melemparkan potongan kayu ke arah petugas, aparat keamanan tetap berdiri tegap dengan posisi masing-masing. Kericuhan tambah meluas pasukan dalmas polisi ditarik mundur digantikan dengan pasukan anti huru hara Brimob berseragam dan berhelm hitam-hitam. Pasukan ini langsung mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke ratusan massa yang sudah tidak terkendali. Semburan air dari mobil water canon disemprotkan petugas untuk mencairkan massa yang berkelompok. Seorang provokator dengan pengeras suara menghasut kepada massa untuk tetap menyerang ke petugas, karuan saja petugas Brimob bertahan dan mengamankan dengan melihat unsur tidak melanggar Hak Asasi Manusia. Pasukan dibaris pertama melangkah tegap dengan membawa tameng untuk menghalau massa, dan pasukan baris kedua yang dilengkapi dengan alat pemadam api bergerak untuk memadamkam kobaran api yang membara. Hormati HAM Kobaran api yang membara kemudian dapat dipadamkan, dan petugas keamanan menangkap beberapa orang yang menjadi provokator aksi unjuk rasa, dan beberapa peserta aksi unjuk rasa di larikan kerumah sakit terdekat akibat terkena lemparan kayu. Akhirnya massa dapat kembali dikendalikan dan konsentrasi pendemo dapat dicairkan dan berangsur-angsur membubarkan diri, kemudian pasukan brimob dengan menggunakan kendaraan bajanya mengamankan lokasi dengan menggunakan kawat berduri. Semuanya ini hanya kegiatan latihan yang dilakukan oleh pasukan korps Brimob di Kelapa Dua, Cimanggis di dalam mempersiapkan pengamanan pemilu dan pemilihan presiden 2009 tahun mendatang. Menurut kepala satuan korps Brimob Irjen Pol SY Wenas kegiatan ini merupakan kegiatan untuk mempersiapkan pemilu dan pemilihan presiden 2009 mendatang. Pelatihan ini diikuti oleh 2000 personil, dan nantinya pasukan ini akan mengamankan wilayah Indonesia dari ancaman tindakan huru hara. “Dengan adanya latihan ini diharapkan pasukan anggota Brimob dapat melindungi masyarakat dari tindakan yang tidak dinginkan,” katanya seusai menghadiri acara latihan ini. Dalam mengendalikan kerusuhan massa, aparat keamanan tidak langsung mengamankan begitu saja, tapi selalu memperhatikan sisi HAM sehingga warga masyarakat tidak dirugikan nantinya.(m-10) | |
| online berita: Massa bentrok dengan polisi di Kelapa Dua | |