Print
Ajang Duit
‘Siapkan pinjaman lunak untuk UMK’
14-Mei-2008 12:28:48
DEPOK, MONDE: Paguyuban Warga Depok (PWD) mengingatkan Pemkot Depok agar serius menangani dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di kota ini.
PWD meminta Pemkot Depok menyiapkn program pinjaman lunak yang diberikan kepada UMK agar dampak dari kebijakan pemerintah tersebut tidak terlalu signifikan bagi usaha mikro. Sekretaris Jenderal PWD RD Yudi Anton mengatakan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bakal memberikan dampak serius berupa peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah-daerah.

Menurut dia Kota Depok tidak bisa terhindar dari dampak negatif tersebut.

“Angka kemiskinan dan pengangguran pasti naik jika pemerintah tetap menaikkan harga BBM,” katanya kepada Monde, kemarin.

Dia menjelaskan usaha mikro dan kecil sangat membutuhkan pinjaman lunak dari pemerintah agar bisa menyambung nafasnya ketika lonjakan harga BBM menghajar bisnisnya hingga babak belur.

Menurut dia pinjaman lunak akan mengurangi beban yang dirasakan para pelaku usaha mikro dan kecil. “Pinjaman lunak dapat diberikan kepada koperasi, usaha mikro dan kecil untuk mengurangi dampak kenaikan BBM itu.”

Dia juga mengingatkan kepada Walikota Depok agar melaksanakan janji-janjinya saat akan dipilih oleh masyarakat Depok seperti peningkatan pelayanan, kesehatan, pendidikan dan perekonomian masyarakat.

Yudi juga mengingatkan para pelaku usaha, perusahaan-perusahaan besar yang ada di daerah ini agar memperhatikan nasib warga yang terkena dampak kenaikan harga bahan bakar tersebut.

Lebih siap

Yudi menjelaskan Pemkot Depok seharusnya lebih siap mengantisipasi masalah kemiskinan karena tingginya angka kemiskinan jika dibandingkan jumlah penduduk yang tercatat sekitar 1,4 juta jiwa tersebut.

Angka kemiskinan di Kota Depok tahun lalu diperkirakan mencapai 274.000 orang dari jumlah penduduk sebanyak 1,4 juta orang. DPRD Kota Depok memperkirakan angka kemiskinan di kota ini berpeluang naik dua kali lipat akibat kenaikan harga BBM.

Alasannya, kenaikan itu bakal memperlemah daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok yang melonjak harganya mengikuti kenaikan harga bahan bakar, sementara pendapatan mereka tidak bertambah.

Masyarakat miskin di Depok sebagian besar berada di pelosok-pelosok desa sehingga Pemkot harus bisa memperhatikan mereka dengan menyiapkan paket kebijakan yang dapat mengangkat perekonomian mereka.

Dia menjelaskan penciptaan lapangan pekerjaan baru dengan mendorong investasi di sektor swasta agar mengalir ke daerah ini sangat penting.(aji)

online berita: ‘Siapkan pinjaman lunak untuk UMK’