Print
Ajang Duit
‘Angkutan umum agar tetap disubsidi’
13-Mei-2008 13:45:56
JAKARA, MONDE: Para anggota komisi V DPR RI menyarankan kepada pemerintah agar angkutan umum tetap disubsidi jika pemerintah menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akhir Mei ini.
“Kalau disubsidi, angkutan umum tidak perlu naik. Saat ini, beban masyarakat sudah sangat berat dan daya beli hancur,” kata Ketua Komisi V DPR, A. Muqowam seperti dikutip Antara.
Terkait tingginya kenaikan harga minyak dunia hingga menyentuh US$120 per barel, pemerintah berniat menaikkan harga BBM domestik dengan tiga opsi besaran yakni 20%, 25% dan 30% pada akhir Mei.
Menurut Muqowam, subsidi yang diberikan kepada angkutan umum adalah tidak langsung. “Mekanismenya bisa dikelola oleh Organda dan Kadin sehingga tepat sasaran,” katanya.
Ketua Departemen Angkutan dan Prasarana DPP Organda Rudy Thehamihardja meragukan wacana subsidi kepada angkutan umum.
“Ini sudah emergency. Saya ragu, penggodokan kebijakan itu perlu waktu lama.,” katanya.
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal sebelumnya menegaskan pihaknya akan memberi toleransi kenaikan tarif angkutan maksimum 15%.
“Itu pun, jika skenario yang diambil pemerintah kenaikan harga jual BBM sebesar 30%,” katanya.
Sebelumnya Ketua Umum DPP Organda Murphy Hutagalung mengatakan pihaknya ingin menaikkan tarif angkutan umum sebesar 20% jika skenario kenaikan BBM menggunakan opsi 30%.
online berita: ‘Angkutan umum agar tetap disubsidi’